Selasa, 10 Oktober 2017
Pengertian Audit Sistem Informasi (Tugas ATSI-UG)
Audit
sistem informasi adalah proses pengumpulan dan penilaian bukti – bukti untuk
menentukan apakah sistem komputer dapat mengamankan aset, memelihara integritas
data, dapat mendorong pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan
menggunakan sumberdaya secara efisien
Minggu, 15 Januari 2017
(Tugas Softskill Peng. Teknologi Sistem Cerdas) SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA GANGGUAN JIWA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Suatu gejala penyakit dapat merupakan awal dari sebuah
penyakit yang dapat membahayakan pasien, tetapi pada kenyataannya gejala
penyakit tersebut terkadang dianggap remeh oleh pasien. Dengan adanya kemajuan
ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut, menangani suatu penyakit dapat
dilakukan dengan cepat dsn mudah yaitu dengan menggunakan sebuah perangkat
lunak komputer yang memiliki basis pengetahuan dari seorang pakar dalam
memecahkan masalah yang merupakan sistem pakar yang ditetapkan dalam hal medis.
Gangguan jiwa merupakan gangguan psikologis yang terjadi
disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: faktor ekonomi, politik, maupun faktor
keluarga. Gangguan jiwa cenderung terjadi diakibatkan stres, cemas dan depresi,
sehingga daya pikir penderita diluar kenormalan manusia pada umumnya, karena
gangguan kejiwaan bisa diderita oleh kalangan manapun, terlebih adanya faktor keturunan.
Apabila gangguan jiwa ini tidak mendapat perhatian dan
penanganan yang cepat serta tepat maka akan sangat berdampak buruk bagi para
penderita. Beberapa dampak buruk itu antara lain, penderita akan selalu
dikucilkan oleh masyarakat, gangguan jiwa yang dialami penderita akan semakin
parah sehingga akan lebih menyulitkan dalam hal pengobatan, dampak buruk
tersebut juga dapat berpengaruh kepada keluarga maupun keturunan penderita yang
juga dapat mengalami gangguan jiwa. Dampak yang paling parah apabila gangguan
jiwa yang diderita cukup berat dapat menimbulkan suatu keinginan atau tindakan
untuk melakukan bunuh diri atau melakukan suatu tindakan yang lebih parah
seperti pembunuhan dan hal tidak wajar lainnya.
Dengan adanya aplikasi sistem pakar memudahkan dalam
berkonsultasi dengan cepat dan tidak membutuhkan biaya besar serta dapat
memberi pemahaman pada masyarakat bagaimana gejala – gejala awal gangguan jiwa.
Aplikasi diagnosis gangguan jiwa yang akan dibuat menggunakan sistem pakar akan
mencatat gejala – gejala dari pasien dan akan mendiagnosis tingkat/kategori
gangguan jiwa berdasarkan pengetahuan yang didapati dari seorang pakar, maka
diharapkan aplikasi ini dapat membantu dan mempermudah pihak – pihak
terkait dalam melakukan diagnosis
penyakit bagi pasien.
Berdasarkan latar belakan diatas, maka penulis sangat
tertari untuk melakukan penelitian tentang “SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA
GANGGUAN JIWA MENGGUNAKAN METODE FUZZY MULTIPLE
ATTRIBUTE DECISION MAKING (Studi Kasus RSUD dr. Fauziah Bireuen).
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah penulis
kemukakan diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :
- Bagaimana mengindentifikasi gangguan kejiwaan dengan gejala-gejala yang timbul pada penderita gangguan jiwa.
- Bagaimana membuat atau membangun suatu sistem untuk mendiagnosa penyakit gangguan jiwa.
- Bagaimanakah menentukan kategori gangguan jiwa yang di derita pasien dengan menimplementasi metode Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM) kedalam sistem pakar.
1.3. Batasan Masalah
Batasan masalah penelitian adalah sebagai berikut:
- Mendiagnosa penyakit gangguan jiwa berdasarkan gejela-gejala yang diderita
- Input gejala-gejala gangguan jiwa yang menyerang pasien.
- Metode yang digunakan yaitu Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM).
- Bahasa pemograman yang digunakan yaitu PHP dan MySQL
1.4. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah yang telah penulis kemukakan
diatas, maka tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan
mengimplementasikan sistem pakar untuk mengidentifikasi gangguan jiwa serta
mencari solusi yang tepat.
1.5 Manfaat Penelitian
Berdasarkan tujuan penelitian yang telah penulis kemukakan
diatas, maka manfaat dari penelitian ini adalah :
- Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam dunia kesehatan serta memberi informasi pengetahuan tentang penyakit – penyakit yang diderita oleh pasien gangguan jiwa dan gejala – gajalanya disertai tindakan yang harus diambil untuk mencegah langkah awal yang muncul pada pasien.
- Penelitian ini diharapkan dapat memberikan dignosa penyakit yang tepat bagi penderita gangguan jiwa.
1.6. Metodelogi
Penelitian
Untuk memperoleh data sebagai bahan yang menggunakan metode
Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM), penyusunan penulisan ilmiah
ini, dilakukan beberapa cara pengumpulan data. Adapun metode yang dilakukan
antaralain :
a.) Studi Pustaka
Dengan mencari berbagai referensi dari berbagai sumber, baik
majalah, buku,ataupun dari internet yang berkaitan dan mendukung penulisan
ilmiah ini.
b.) Studi Lapangan
Studi yang dilakukan secara lansung yaitu dengan mengamati
secara langsung ketempat penelitian yang terkait.
1.) Wawancara (
interview)
Selama melakukan penelitian penulis mengadakan wawan cara
dengan dokter, perawat dan kelurga pasien.
2.) Pengamatan
(Observasi)
Penulis meninjau langsung ke RSUD dr. Fauziah Bireuen
1.7. Sistematika
Penulisan
Dalam penyusunan penulisan ilmiah ini, penulis akan
menjelaskan tentang sistematika penulisan yang terdiri dari beberapa bab,
yaitu:
BAB I
PENDAHULUAN
Pokok bahasan meliputi latar belakang permasalahan,
perumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian,
metodologi penelitian, dan sistematika penulisan.
BABII LANDASAN
TEORI
Pokok bahasan menguraikan teori-teori yang mendasari
pembahasan secara detail, dapat berupa definisi -definisi atau model yang
langsung berkaitan dengan ilmu atau masalah yang diteliti.
BAB III ANALISA
DAN PERANCANGAN SISTEM
Bab ini menguraikan tentang analisis terhadap permasalahan
yang terdapat di kasus yang sedang diteliti. Meliputi analisis terhadap masalah
sistem yang sedang berjalan, analisis hasil solusinya, analisis kebutuhan
terhadap sistem yang di usulkan, analisis kelayakan sistem yang diusulkan.
Perancangan sistem berisikan metode penyelesaian masalah sistem lama dengan
membuat rancangan untuk sistem baru yang diusulkan.
BAB IV
IMPLEMENTASI
Bagian ini berisi penjelasan tentang lingkungan implemetasi
(OS, perangkat keras dan bahasa pemrograman yang digunakan), file-file
implementasi analisa dan perancangan sistem dari masing-masing modul atau klas
(relasinya) serta algoritma yang diimplementasikan.
BAB V PENGUJIAN
DAN PEMBAHASAN
Untuk kategori topik pengembangan perangkat lunak (dimana
perangkat lunak sebagai produk utama/akhir), maka bagian ini berisi penjelasan
tentang strategi pengujian (unit, integrasi dan validasi) dan teknik pengujian
(black box atau white box) yang dilakukan. Dijelaskan juga seluruh kasus uji
beserta hasil pengujiannya. Di dalam penjelasan setiap kasus uji harus
dimasukkan antara lain tujuan, data masukan, prosedur uji dan hasil yang
diharapkan.
BAB VI KESIMPULAN
DAN SARAN
Pada bab ini terdapat kesimpulan dari semua pembahasan yang
ada dengan saran-saran yang ditujukan bagi para pembaca atau pengembang.
Selasa, 08 November 2016
Sistem Cerdas #tugassoftskill Yunias Ferry 1c114585
Pengertian Sistem
Cerdas
Sistem
cerdas adalah sistem yang menerapkan kecerdasan buatan. Jadi, “kecerdasan”
inilah yang diciptakan untuk kemudian dimasukkan ke dalam suatu mesin atau
komputer. Sistem ini dibuat agar dapat berpikir layaknya manusia. Sistem ini
juga dibuat agar dapat “berperilaku” seperti manusia, juga mampu menyerap
pengalaman dan mampu bertindak berdasarkan pengalaman tersebut, sehingga sistem
ini seolah-olah mempunyai kehendak sendiri dan mampu berpikir seperti halnya
manusia.
Sejarah kecerdasan
buatan
Di awal
abad 20, seorang penemu Spanyol yang bernama Torres Y Quevedo, membuat sebuah
mesin yang dapat mengskakmat raja laannya dengan sebuah raja dan ratu.
Perkembangan secara sistematis kemudian dimulai ditemukannya
komputer digital.
- · Pada tahun 1950-an Alan Turing seorang matematikawan dari Inggris. Pertama kali mengusulkan adanya tes untuk melihat bias tidaknya sebuah mesin dikatakan cerdas(dikenal dengan Turing Test) seolah-olah mesin mampu merespon terhadap serangkaian pertanyaan yang diajukan.
- · Istilah kecerdasan buatan dimunculkan pertama kali pada tahun 1956 ketika John Mc Cathy dari Massachusets Institute of Technology (MIT) menciptakan bahasa pemrograman LISP
- · Loghic Theorist (1956), diperkenalkan pada Dartmouth Conference, program ini dapat membuktikan teorema-teorema matematika.
- · Mesin Neural Network pertama oleh Marvin Minsky (1958)
- · Sad Sam, deprogram oleh Robert K. Lindsay (1960), program ini dapat mengetahui kalimat-kalimat sederhana yang ditulis dalam bahasa Inggris dan mampu memberikan jawaban dari fakta-fakta yang didengar dalam sebuah percakapn.
- · Muncul logika samar (1965) yang merupakan pelaksanaan konsep samar di atas system komputer. Logika samar mengukur ketidaktepatan dengan cara yang tepat, seperti yang diperlukan mesin.
- · ELIZA (1967), diprogram oleh Joseph Weizenbaum, yang mampu melakukan terapi terhadap pasien dengan memberikan beberapa pertanyaan.
- · Program Microworld dengan penciptaan proyek SHRDLU (1968) merupakan Expert System yang pertama.
- · Pada tahun 1972 bahasa Prolog dimunculkan.
- · John Holland (1975) mengatakan bahwa setiap problem berbentuk adaptasi (alami maupun buatan) secara umum dapat diformulasikan dalam terminologi genetika (Algoritma Genetika) .
- · Sistem catur AI mengalahkan manusia (Pecatur master) pada tahun 1991.
- · Robotik, peranti mekanika yang diprogram untuk melakukan berbagai tugas.
Tiga konsep dasar
dalam sistem cerdas
- 1. Bagaimana kerja otak manusia?
- 2. Bagaimana manusia berpikir?
- 3. Bagaimana manusia merasa?
Kegunaan Sistem
Cerdas
Sistem
cerdas bertujuan untuk membuat mesin dapat berinteraksi dengan manusia layaknya
cara manusia manusia berpikir, mengambil keputusan, dan bertindak. Tujuannya
tak lain adalah untuk membantu, memudahkan, dan mengefisienkan kerja manusia.
Sistem cerdas mampu mengenali pola dalam interaksinya dengan manusia sehingga
mampu menyerap pengalaman.
Contoh Sistem Cerdas
Sistem
cerdas menerapkan kecerdasan buatan pada mesin atau komputer. Contoh dari
sistem cerdas yang sering kita temui sehari-hari adalah pada games, contohnya
seperti pada game Catur computer atau game sepak bola yang memiliki banyak
sekali kemungkinan gerak aksi-reaksi pada unsur-unsur dalam games tersebut
sehingga tidak mungkin ditangani oleh pemrograman konvensional. Sistem cerdas
juga dapat diterapkan di bidang robotika, misalnya sistem cerdas ini dapat
membuat analisa keseimbangan pada gerak refleks robot BigDog atau analisa
lengan robot yang mampu mengangkat telur tanpa memecahkannya. Sistem cerdas
juga memungkinkan kita berinteraksi secara emosional pada robot yang dapat
memiliki unsur rasa.
Kamis, 06 Oktober 2016
Use Case & Class Diagram LINE CAMERA (by:Yunias Ferry) #tugasPBO
Kamis, 19 Mei 2016
Tugas Layanan Manajemen Sistem Informasi ke-3 (yunias ferry hardanto 1C114585)
PENGALAMAN PRIBADI PERKULIAHAN
Hallo nama saya Yunias Ferry H, saya anak pertama dari 2 bersaudara, sekarang umur saya 21 tahun, saya lulusan SMK Teknik Komputer Jaringan.kesempatan saat ini saya mau sedikit menceritakan tentang pengalaman saya dalam memperjuangkan perkuliahan saya.
Setelah lulus SMK di salah satu SMK di kota bogor, saya sama sekali tidak ada niat rencana untuk kuliah. Maka dari itu tanpa mikir panjang setelah lulus SMK saya langsung berkerja ikut koko saya di salah satu Cafe di depok, ya.. itung-itung cari pengalaman gimana si rasanya kerja di lestoran. Berkerja di cafe sana saya sangat mendapatkan pelajaran hidup yang sangat luar biasa. Saya bisa lebih menghargai uang dan tetap mensyukuri sekecil apa pun pendapatan saya per bulan. Disana saya berkerja di bagian pelayan dan terkadang saya kedapurnya membatu kokinya, semuanya itu saya jalankan dengan sukacita.
Sudah lumayan lama saya bekerja di Cafe itu tidak sengaja teman saya berbicara kepada saya "yun kenapa lu gak kuliah aja ?". sumpah pertanyaan itu membuat saya berfikir sangat dan berkata dalam hati "iya juga ya kenapa gua gak kuliah aja, toh kalo gua kuliah, kelak nanti gua bakal metik hasih buah manisnya". Tanpa pikir panjang lagi saya langsung ambil tindakan, saya langsung berbicara sama orang tua saya mengenai bahwa saya mau kuliah. Orang tua saya sangat senang setelah tau bahwa saya punya niat mau kulih, karena emang itu yang mereka harapkan.
Ada 1 kampus yang jadi pilihan satu-satunya pilihan saya, yaitu Gunadarma.
Lantas besok harinya saya langsung mencari-cari info dengan teman saya yang kuliah disana, sudah dapat infonya saya langsung ke kampus dan mengurus formulir pendaftaran calon mahasiswa baru. Lalu saya mengikuti testnya dan bersyukur bisa keterima walaupun dengan hasil test nilai B.
Sambil menunggu tanggal jadwal perkuliahan saya masih mengisi waktu luang dengan masih bekerja di cafe tersebut. Setelah jadwal perkuliahan dimulai otomatis saya juga berhenti bekerja di cafe dan harus fokus kuliah.
Saya kuliah pagi dan disana saya mendapatkan temen dan dosen yang seru-seru, saya sangat menikmati berkuliah di Gunadarma.
Singkat cerita, pada saat saya semester 2 kuliah saya terancam berhenti dikarenakan keadaan dan faktor ekonomi. Tetapi saya tidak mau sampai itu terjadi, maka dari itu saya harus mencari solusi agar saya tetap bisa lanjut kuliah.
Akhirnya saya memutuskan untuk semester 3 melanjutkan perkuliahan kelas malam supaya paginya saya bisa bekerja.
Segera saya langsung urus persyaratan-persyaratannya untuk pindah kelas malam, bersyukur akhirnya saya di izin kan untuk pindah kelas malam oleh pihak kampus.
Rencana saya setelah Sudah saya pindah di kelas malam, saya akan bekerja. Maka dari itu saya segera mencari-mencari pekerjaa. Cukup lumayan lama saya masih juga belum mendapatkan pekerjaan, jujur ternyata mencari pekerjaan itu sangat sulit sekali. Tetapi tidak cukup sampai disitu saja, saya tetap terus berjuang mencari pekerjaan di sampai dapat.
Bersyukur setelah sekian lama saya belum mendapatkan pekerjaan, akhirnya saya mendapatkan perkerjaan melalui teman 1 kelas yang menawarkan lowongan pekerjaan diperusahaannya. Setelah diinterview saya langsung di persilakan berkerja di salah satu perusahaan kertas di cileungsi.
Saya saat senang akhirnya rencana saya dapat terhujut di semester 3, yaitu kuliah malam sambil bekerja . Selanjutnya saya harus berjuang untuk dapat melakukan keduanya dengan baik dan menghasilkan hasih yang baik kelaknya, sebab kuliah sambil berkerja tidak lah gampang.
Inti pelajaran hidup yang saya terima adalah ketika ada suatu pergumulan dihidup kita, janganlah mudah menyerah begitu saja. tetaplah berjuang dan fokus buat yang harusnya kita inginkan.
Terlebih tetaplah andalkan Tuhan disetiap pergumulan kita, sebab hanya Dia yang paham tentang segala hidup kita.
Jumat, 22 April 2016
CMMI | Capability Maturity Model Integration | Tugas MLSI#
Apa si CMMI itu ?
CMMI (Capability Maturity Model Integration) merupakan suatu
model untuk meningkatkan suatu proses dalam organisasi atau perusahaan. Proses
ini melibatkan 2 komponen lainnya yaitu orang dan teknologi.
Dengan meningkatkan proses yang dinilai berdasarkan model
CMMI pada suatu perusahaan atau organisasi, maka CMMI akan bermanfaat untuk
memperbaik prediksi jadwal dan budget, waktu siklus, kualitas, moral pegawai,
meningkatkan produktivitas, kepuasan pelanggan, return of investment dan
mengurangi biaya kualitas.
Pada training ini peserta akan dibekali pemahaman dan
praktik secara mendalam untuk mampu mewujudkan suatu perusahaan atau organisasi
meraih level maturuty tertentu berdasarkan model CMMI sehingga diakui secara
global dan mampu memberikan manfaat-manfaat di atas bagi perusahaan atau
organisasi anda.
Capability Maturity Model Integration (CMMI) merupakan suatu
model pendekatan dalam penilaian skala kematangan dan kemampuan sebuah organisasi
perangkat lunak. CMMI pada awalnya dikenal sebagai Capability Maturity Model
(CMM) yang dikembangkan oleh Software Enginnering Institute di Pittsburgh pada
tahun 1987. Namun perkembangan selanjutnya CMM menjadi CMMI. CMMI mendukung
proses penilaian secara bertingkat. Penilaiannya tersebut berdasarkan kuisioner
dan dikembangkan secara khusus untuk perangkat lunak yang juga mendukung
peningkatan proses.
CMMI memiliki 4 aturan yang dapat disesuaikan menurut
organisasisoftw are, yakni: System Engineering(SE), Software Engineering(SW ),
Integrated Product and Process Development (IPPD), dan Supplier Sourcing (SS).
Kamis, 24 Maret 2016
Manajemen Layanan Teknologi Informasi
Manajemen Layanan Teknologi Informasi adalah suatu metode
pengelolaan sistem teknologi informasi (TI) yang secara filosofis terpusat pada
perspektif konsumen layanan TI terhadap bisnis perusahaan. Manajemen Layanan Teknologi Informasi merupakan
kebalikan dari pendekatan manajemen TI dan interaksi bisnis yang terpusat pada teknologi.
Manajemen Layanan Teknologi Informasi umumnya menangani
masalah operasional manajemen teknologi informasi (kadang disebut operations
architecture, arsitektur operasi) dan bukan pada pengembangan teknologinya
sendiri. Contohnya, proses pembuatan perangkat lunak komputer untuk dijual
bukanlah fokus dari disiplin ini, melainkan sistem komputer yang digunakan oleh
bagian pemasaran dan pengembangan bisnis di perusahaan perangkat lunak-lah yang
merupakan fokus perhatiannya. Banyak pula perusahaan non-teknologi, seperti
pada industri keuangan, ritel, dan pariwisata, yang memiliki sistem TI yang
berperan penting, walaupun tidak terpapar langsung kepada konsumennya.
Kegunaan dari Manajemen Layanan Teknologi Informasi sering
dianggap sebagai analogi disiplin ERP pada TI, walaupun sejarahnya yang berakar
pada operasi TI dapat membatasi penerapannya pada aktivitas utama TI lainnya
seperti manajemen portfolio TI dan rekayasa perangkat lunak.
Manajemen Layanan Teknologi Informasi berfokus pada proses
dan karenanya terkait dan memiliki minat yang sama dengan Kerangka Kerja Sistem
Informasi
Kerangka Kerja Sistem Informasi adalah bagian struktural
dalam badan sistem informasi, dimana sistem ini dijalankan melalui tahap yang
telah menjadi konsep dari sistem informasi itu sendiri. Berikut adalah kerangka
kerja sistem informasi dalam bisnis :
- Konsep-Konsep Dasar
Konsep dasar keperilakuan, teknis, bisnis danmanajerial
termasuk mengenai berbagai komponen dan peran sisteminformasi. Contohnya
meliputi konsep sistem informasi dasar yang berasaladari teori sistem umum,
atau konsep keunggulan kompetitif yangdigunakan untuk mengembangkan aplikasi
bisnis teknologi informasidalam keunggulan kompetitif.
- Teknologi Informasi.
Konsep-konsep utama, pengembangan, danberbagai isu manajemen
teknologi informasi—yaitu meliputi hardware,software, jaringan, manajemen data,
dan banyak teknologi berbasisInternet.
- Aplikasi Bisnis.
Penggunaan utama dari sistem informasi untuk
operasi,manajemen, dan keunggulan kompetitif bisnis
- Proses Pengembangan.
Bagaimana para praktisi bisnis dan pakar informasi
merencanakan, mengembangkan, dan mengimplementasikansistem informasi untuk
memenuhi peluang bisnis.
- Tanatangan Manajemen.
Tantangan untuk secara efektif dan etismengelola teknologi
informasi pada tingkat pemakai akhir, perusahaan,dan globaldalam bisnis.
Langganan:
Postingan (Atom)
Soundtrack first opening of the Anime Boruto
KANA-BOON - Baton Road (Baton Delivery) ~ TV SIZE ~ Boruto: Naruto Next Generation Opening # 1 [Lyrics] ROMAJI: Mirai wo ima ni oi...
-
Sebenarnya tidak ada yang istimewa dalam SOP perawatan printer atau cara merawat printer. Namun kalau hal itu kita lakukan dengan benar aka...
-
Indonesia may be renowned as an archipelago for its phenomenal cuisine, from the tempting satay to the mouth-watering nasi goreng. On the ot...
-
B U K A N H A S I L S E M B A R A N G K E R T A S ! PT. Sinar Hoperindo didirikan pada tahun 1993 di bawah huk...

